1 Mei Bagi Rakyat Papua

Perebutan kuasa oleh Sekutu dan Indonesia, yang akhirnya Indonesia berhasil menyelematkan Papua dari tangan jajahan asing, dan kedaulatan NKRI tetap terjaga dan utuh. Kurang lebih seperti itu sejarah yang saya terima dan nikmati dari guru dan juga buku pelajaran sewaktu masa sekolah dulu, tidak ada pemikiran lain, ya pokoknya dulu itu NKRI harga mati.

Namun dewasa ini, pemikiran yang telah dibaptiskan ke dalam otak beberapa tahun lalu itu kemudian pudar, otak ini berhasil berpikir pada akhirnya. Oke, lantas apa yang merubah pemikiran itu?

Tanggal 1 Mei 1963 bagi rakyat Papua adalah awal mula pendudukan tanah mereka oleh Indonesia, itu semua bermula dari penyerahan kekuasaan dari PBB (UNTEA) kepada Indonesia untuk menempatkan militerya di daerah Papua Barat. Pengkondisian pun dilakukan oleh militer Indonesia mulai dari 1963 sampai 1969, dan hasilnya adalah PEPERA 1969 dimenangkan oleh Indonesia meskipun dengan hasil yang masih jadi pertanyaan. Dan kejadian yang paling membuat rakyat Papua tertindas adalah kontrak kerja yang dilakukan dengan Freeport Mc Moran Gold and Cooper pada tahun 1967 oleh rezim Orde Baru dibawah tangan besi Soeharto, mau tidak mau akibat perjanjian itu, Indonesia harus memiliki Papua Barat dengan cara apapun.

Bahkan setelah Indonesia berhasil memenangkan Papua dengan gaya militeristiknya tersebut melakukan operasi militer di Papua sejak 1977-1988. Dewasa ini pun kekejaman yang dilakukan aparat masih terjadi, rakyat Papua dibungkam untuk bersuara. Pada 8 Desember 2014, aparat kembali menunjukan keganasannya di Paniai, 4 orang siswa SMA Paniai menjadi korban tewas yang dilakukan oleh aparat. Dan baru –  baru ini, di Bandung beberapa mahasiswa Papua juga ditangkap oleh Polisi, karena alasan mengganggu kondusifitas KAA dengan memakai baju bintang kejora.

Dari beberapa kejadian di atas pantas saja Papua ingin merdeka, bahkan saat kemaren melakukan orasi di halaman Gedung Sate, Bandung, orator bilang Indonesia cuma mau tanah Papua saja, tidak dengan orangnya. Selain itu, ada tiga tuntutan utama yang dilayangkan kepada rezim Jokowi-JK oleh Aliansi Mahasiswa Papua pada peringatan 53 Aneksasi Papua oleh Indonesia, yaitu:

1. Bubarkan Kodam, Kodim, Korem, Babinsa; Tarik Militer (TNI-Polri) Organik dan Non-Organik dari seluruh Tanah Papua.

2. Hentikan eksploitasi dan tutup seluruh perusahaan milik kaum Imperialis; Freeport, BP, LNG Tangguh, Corindo, Medco, dll.

3. Berikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua sebagai solusi demokratis.

Papua itu kita, dan kita juga Papua. Nasionalisme sekarang itu harga diskon, nyawa mati karena nasionalisme yang usang itu tidaklah keren. Memakai baju bintang kejora bukanlah tindakan makar, itu merupakan simbol perlawanan mereka, mengganggu jalannya KAA hanya isapan jempol belaka, KAA sekarang mendukung imperialisme.

Long Live Pembangkangan!!!!!!!!!

Advertisements

One thought on “1 Mei Bagi Rakyat Papua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s