Demo Buruh dan Kenaikan Harga BBM

Kemaren Bandung diguyur hujan dari pagi dengan derasnya, hal ini tidak membuat sekitar 5000 orang kaum buruh yang tergabung dalam serikat buruh KASBI bergeming untuk melakukan aksi menuntut untuk menaikan UKM sebesar 3,3 juta rupiah. Aksi yang semula dijadwalkan akan berjalan dari pukul sepuluh, sempat tertunda karena hujan. Buruh yang bergerah dari arah Dago, berjalan menuju kawasan Gedung sate. Tuntutan mereka masih sama seperti sebelumnya yaitu ingin menaikan UKM menjadi 3,3 juta Rupiah.

Selain aksi dari buruh, ada juga aksi yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa yaitu dari BEM se-Bandung Raya dan juga GMNI. Aksi yang menuntut Jokowi untuk mencabut kenaikan harga BBM ini tidak berlangsung lama, karena massa mahasiswa hanya sedikit yang hadir dan bisa dikatakan kalah oleh kaum buruh.

Ada sedikit catatan kecil yang menarik bagi saya dari aksi kemaren, yaitu tidak adanya kesepahaman atau keinginan bersama untuk melawan tirani. Kawan – kawan yang kemaren melakukan aksi seperti mementingkan kepentingnya sendiri. hal ini tercermin ketika massa dari GMNI mencoba untuk mengajak buruh untuk beraksi bersama, namun para mahasiswa ini malah dicemooh dan disebut kalau mereka melakukan provokasi.

Perlawanan akan selalu abadi

Tak diguna dilakukan sendiri

Seperti harakiri dengan cara kebiri

Loyalitas pun teronggok disodomi

Siapa yang harus dikebiri?

Rakyat sendiri atau badut di televisi?

Lebih baik mati terisolasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s